Cari Artikel Bisa Di Cari Di Sini

Joko tanggung jawab atas kekalahan di kandang

Written By sukun community on Selasa, 10 Januari 2012 | 21.59


Joko Tanggung Jawab, Kas Senang
Ditulis oleh nukus-community   Senin, 09 Januari 2012 05:34    PDFCetakE-mail

Untuk kelima kalinya, Arema gagal memetik poin terhadap lawannya, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super Liga. Dalam laga yang dilihat oleh 2800an pasang mata itu Arema menelan kekalahan atas Sriwijaya FC dengan skor 1-5. Kondisi ini tentu membuat Arema semakin terbenam di papan bawah klasemen ISL.
Usai pertandingan, coach Joko Susilo yang ditunjuk menggatikan sementara Pikal karena diberhentikan usai ditahan imbang Persiram ini mengatakan jika dirinya bertanggung jawab penuh akan hasil yang diperoleh oleh anak buahnya.  Dia sendiri seakan memikul beban berat, maklum  pemain yang dimilikinya adalah warisan dari Pikal yang nampaknya terkesan serabutan menentukan pemain yang dikontrak.
"Pemain kami sudah maksimal dalam bermain. Jangan salahkan pemain jika mereka menurut anda bermain jelek, karena ini adalah tanggung jawab saya sebagai pelatih" Kata Gethuk usai pertandingan. Menurutnya apa yang dlakukan oleh pemain adalah buah dari segala intruksinya, sehingga jika hasilnya kurang baik maka Joko siap menjadi sasaran kritik.

"Kami akui kami kalah kreasi di lini tengah, Tidak mainnya sejumlah pilar menjadi indikasi nyata perbedaan itu. Namun saya tidak mau alasan karena kalah ya kalah." Lanjut mantan pemain Arema ini. Menurutnya pemain SFC memiliki kemapuan diatas rata-rata yang tentu menyulitkan. Kata dia, Sriwijaya FC adalah tim kuat yang punya materi pemain berkualitas disemua lini. Dalam pertandingan hari ini, alur bola serangan Sriwijaya dari lapangan tengah, membuat anak asuhnya kedodoran.
Menurutnya, dengan serangan dari tengah yang bertubi-tubi, dirinya sudah menginstruksikan empat pemain untuk menutup lini tengah. Bahkan, Steve Hesketh yang seharusnya bermain pada posisi tengah, terpaksa harus ditarik mundur untuk membantu pertahanan. "Kami juga lemah di kiper, dia (Benny) nampaknya masih sangat canggung dalam bermain. Namun tetap kami mainkan karena 2 kiper kami tidak bisa main karena cedera. Rusdiansah cedera kaki, dan Ngurah masih merasakan nyeri di pergelangan tangan"
Meski sudah kalah selama 4 kali dan imbang 1 kali. Menurutnya Arema masih punya potensi untuk meningkatkan kemampuan. "Apa yang kami dapat selama TC ternyata tidak cukup, masih banyak yang harus dibenahi oleh pemain kami, dan saya optimis kemampuan anak-anak bisa meningkat dan semakin baik lagi" kata Joko optimis.

Dengan kekalahan untuk keempat kalinya ini, Arema Indonesia terbenam di dasar klasemen Liga Super Indonesia. Kekalahan cukup mencolok ini kembali memantik reaksi Aremania. Bak demonstrasi, Aremania kembali berteriak-teriak sambil mengumpat tim kebanggan mereka singo edan yang tidak pernah menang sejak Liga Super digelar
Kas Hartadi : Saya Belum Berani Bicara Juara
Kemenangan telak Sriwijaya FC Palembang dari tuan rumah Arema Indonesia, Minggu (8/1/2012) malam di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dengan skor 1-5 memastikan langkah mereka di posisi atas klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI).
Dengan raihan tiga poin, Sriwijaya FC pun berpeluang menjadi kampiun juara LSI musim ini. "Kami justru tertekan 15 menit awal babak pertama," ungkap Kas Hartadi, Pelatih Sriwijaya FC, Minggu (8/1/2012) malam dalam konferensi persnya seusai pertandingan.
Menurutnya, 15 menit awal babak pertama, anak asuhnya bermain dalam tekanan tuan rumah. Firman Utina cs baru bisa keluar dari tekanan saat gol pertama dicetak Hilton Moreira pada menit 21.
"Gol Hilton membuat mental pemain bangkit. Pemain jadi sedikit rileks dan bermain lepas saat Hilton, kembali mencetak gol keduanya," terang Hartadi. Ia menuturkan, setelah dua gol tercipta, ganti mental bertanding para pemain Arema lah yang down. Hanya saja, Arema mulai bangkit saat gol Arif Arianto di menit 60 dari tendangan bebas, merobek gawang kami.
"Gol Arif Arianto membuat kami khawatir. Beruntung gol keempat lahir hingga membuat kami menang telak," terangnya.
Hartadi menambahkan, dengan raihan tiga poin saat ini, pihaknya merasa senang. Saat ditanya peluang Sriwijaya FC memenangi Liga Super tahun ini, ia pun mengaku masih jauh dari tangga juara. "Untuk juara masih jauh lah. Masih banyak pertandingan. Fokus kami, melakoni seluruh pertandingan sebaik mungkin," pungkasnya. (Abi/nukusBjt)

0 komentar:

Posting Komentar

anime


 
berita unik